Monday, 4 June 2018


sumber: http://wahdah.or.id/
Apakabar iman ?

Sudah bersyukur hari ini ?

Kita sibuk membangun dunia. Dari pagi sampai sore, bahkan sampai malam untuk dunia. Ketika mau tidur masih mengurus dunia, bangun tidur pun yang diingat dunia. Hinggga mempunyai berbagai kenikmatan dunia.  Namun kita lupa bagaimana memperbaiki hidup yang sesungguhnya yaitu dengan memperbaiki shalat kita.



Thuma’ninah dalam setiap gerakan rukun shalat merupakan bagian penting dalam shalat yang wajib dilakukan. Jika tidak thuma’ninah maka shalatnya tidak sah.

Diceritakan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa suatu ketika ada seseorang yang masuk masjid kemudian shalat dua raka’at. Seusai shalat, orang ini mengahampiri Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam yang saat itu berada di masjid. Ternyata Nabi menyuruh orang ini untuk mengulangi shalatnya. Setelah diulangi, orang ini balik lagi, dan disuruh mengulangi shalatnya lagi. Ini berlangsung hingga 3 kali. Kemudian Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan kepadanya cara shalat yang benar. Ternyata masalah utamanya yang menyebabkan shalatnya dinilai batal adalah karena dia tidak thuma’ninah. Dia bergerak rukuk dan sujud terlalu cepat (HR. Bukhari : 757 dan Muslim : 397).



Memahami hal ini, ngebut ketika shalat tarawih membuat tidak  thuma’ninah ketika mengerjakan rukun shalat. Jangan sampai mengejar target banyak tarawih namun ternyata tidak dinilai sah karena tidak thuma’ninah.



Asy Syeikh Bin Baaz rahimahullahh berkata, “Banyak dari kaum muslimin melakukan shalat tarawih di bulan Ramadhan tetapi mereka tidak menunaikan thuma’ninah di dalamnya, mereka tidak lagi memaknai shalat itu karena sangat cepat sekali. Sholat yang seperti ini tidak sah. Pelakunya berdosa dan tidak mendapat pahala.



Semoga amalan kita diterima Allah Azza wajala. Aamiin

Memperbaiki Hidup
ditulis oleh: Utami Wulandari

Berikan komentar terbaikmu :)

Peradaban Muda . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates