Ramadhan Kesepuluh: Kenangan
![]() |
| http://www.foxnews.com/ |
Tidak terasa hari ini Ramadhan sudah memasuki hari terakhir di sepuluh harinya yang pertama. Besok kita akan berjumpa dengan hari pertama pada sepuluh hari yang kedua dan seterusnya sampai nanti tak terasa Ramadhan akan berakhir. Selain dipenuhi dengan peristiwa bersejarah dalam Islam, sebenarnya Ramadhan adalah bulan yang dirindukan semua kalangan. Tidak ketinggalan para pengais rezeki apalagi mereka pejuang pahala, Hampir semua manusia tak dapat berkelit dari spesialnya bulan ini. Masih ingat dengan cerita saya pada tulisan resolusi Ramadhan tentang seorang juru parkir? "Untung baeh ini bulan puaso" Seperti itu kalimat yang keluar dari lelaki muda tersebut menghadapi sebuah tekanan amarah.
Kalimat untung saja dalam keluh tersebut bukanlah tanpa kekuatan. Tidak akan pernah keluar kalimat seindah itu jikalau bulan ini biasa-biasa saja. Ada kebiasaan baik dan massif yang terbentuk secara sadar maupun tidak pada hari-hari Ramadhan. Kebiasaan yang masif itu kemudian bergerak ke hati-hati kita untuk kemudian menjadi sebuah kekuatan dalam menghadapi ujian di bulan Ramadhan. Alhasil, dengan kekuatan itu energi kita terasa berbeda, semangat kita luar biasa, dan kemauan kita untuk memberikan amalan terbaik dibulan ini meledak-ledak.
Ah, tentulah kemuliaan Ramadhan ini tak akan mampu digambarkan secara utuh oleh tulisan barang 2 sampai 4 paragraph yang masih banyak khilafnya ini. Mari kita sama-sama berdoa saja ya mudah-mudahan sepuluh hari kedua dan ketiga nanti kita mendapatkan ampunan dan ridho dari-Nya. Aamiin. Yuk berjuang

Berikan komentar terbaikmu :)