Passion' is Reason
![]() |
| Foto: Googling |
"Kau lebih terlihat seperti pendidik, motivator, penulis, ketimbang mahasiswa teknik kimia" ujarnya cukup serius.
Awalnya saya kecewa atas keseriusan jawaban itu, tapi setelah dipikir ada benarnya juga. Bacaan, lingkungan sekitar, antusias, responsibilitas, statuta media sosial hampi-hampir membenarkan opini itu.
Tapi, bukan diri saya jika opini itu malah buat tak semangat dan putus asa terhadap bidang saat ini. Justru ini kekhasan yang lain daripadayang lain, hhaha...
Saya yakini tiap-tiap manusia memiliki passion yang unik yang bahkan sampai pada puncak 'mendarah daging' . Nikmati saja passion itu, sembari menumbuhkan passsion-passion yang lain, toh pendidik, motivator, penulis, tidak ada yang menyimpang dari norma dan nilai.
