Berlomba-lomba dalam Kebaikan itu Nampak Jelas
Mari kita ambil pelajaran dari shalat jum'at. Proses pemenuhan kuota jama'ah di masjid.
Insan yang sungguh-sungguh dalam beramal untuk shalat jum'atnya, ia akan menyambut seruan shalat jum'at lebih awal. Hingga masuklah ia dalam masjid berada di saff terdepan dengan penampilan terbaik dan bau yang harum. Mengesankan.
Tapi bagi insan yang ala kadar dalam beramal maka ia akan berada diluar masjid, terlantar di teras, kadang berada didekat rak sepatu, beralaskan tikar, bahkan khotib tak sudi melihatnya karena tersekat tembok.
Coba lihat, sebuah pengandaian orang-orang yang fastabiqul khairat, balasan skala dunianya nampak jelas. Jangan tanyakan balasan akhirat, dunia ini ibarat sisa air celupan tangan dilaut, sedang laut adalah akhirat.
