Siklus Cinta
Kawan,
tahukan siklus air? Air laut menguap menjadi uap gas karena panas
matahari, kemudian karena suatu proses terbentuklah awan yang
mengandung kristal es, awan bergerak oleh tiupan angin ke darat, singkat
cerita air mengalir di sungai menuju darat dan kemudian kembali ke laut
lagi
Petualangan air memang seru sekaligus menegangkan, banyak halangan dan juga rintangan menghadang. Ia bisa saja terpaku bisu diatas awan, berdiam diri dalam kubangan karena arus yang salah, atau bahkan bercampur jadi satu molekul bersama kotoran sungai. Namun laut tetap punya hak prerogatif, air harus pulang pada induknya.
Maka, tak salah bila cinta pun demikian adanya. Kadangkala ia melanglangbuana menebar pesona, juga sesekali berkutat dalam manisnya khayalan, atau pernah pula cinta jadi begitu kotor terbawa arus, bereaksi bersama zat busuk dan menjijikkan.
tak ada yang salah dengan cinta, perasaan kasih insan manusia. Namun, jika demikian, jangan pernah putus asa untuk menggiring cinta pada asalnya, mengalirkannya terus pada arus yang haq, hingga cinta pun hanyut padaNya.
Petualangan air memang seru sekaligus menegangkan, banyak halangan dan juga rintangan menghadang. Ia bisa saja terpaku bisu diatas awan, berdiam diri dalam kubangan karena arus yang salah, atau bahkan bercampur jadi satu molekul bersama kotoran sungai. Namun laut tetap punya hak prerogatif, air harus pulang pada induknya.
Maka, tak salah bila cinta pun demikian adanya. Kadangkala ia melanglangbuana menebar pesona, juga sesekali berkutat dalam manisnya khayalan, atau pernah pula cinta jadi begitu kotor terbawa arus, bereaksi bersama zat busuk dan menjijikkan.
tak ada yang salah dengan cinta, perasaan kasih insan manusia. Namun, jika demikian, jangan pernah putus asa untuk menggiring cinta pada asalnya, mengalirkannya terus pada arus yang haq, hingga cinta pun hanyut padaNya.
Kembalilah cinta, tirulah Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az-Zahra yang berhasil mengubur dalam-dalam hingga mengelabui setan. Atau cinta Abdurrahman ibn Abu Bakar bersama istrinya, yang ikhlas mereka lepas karena takut lalai dalam jihad dan ibadah pada cintaNya.
Dan tentu, teladan cinta terbaik dari insan terbaik sepanjang masa, Rasulullah Shalallhu 'alaihi wa salam, saat ditanya "Ya Rasulullah, mengapa engkau tidak menikah? Engkau memiliki 9 keluarga dan harus menjalankan seruan besar." Sambil menangis Rasulullah Shalallhu 'alaihi wa salam menjawab, "Masih adakah orang lain setelah Khadijah?" Hanya karena cinta diatas cinta, kemuliaan risalah, dan perintahNya lah hati beliau pun tertunduk atas cintaNya.
Cinta Allah.
Berikan komentar terbaikmu :)